Rabu, 16 Februari 2011

Cara Menambahkan Kapasitas Memori Drive D Dari Drive C

Maksud dari judul diatas bagaimana ya? Yang saya maksudkan adalah mengambil kapasitas memori dari drive C untuk ditambahkan ke drive D. Jika biasanya memori harddisk komputermu dibagi dua (misalkan total kapasitas harddiskmu 80 GB dan masing-masing drive ( C & D) mempunyai memori sebesar 40 GB) dan kamu juga biasa menyimpan file mp3, video ataupun software di drive D yang tiap minggunya selalu bertambah. Ini bisa membuat kapasitas drive D mu semakin habis, maka akhirnya kamu akan menyimpan datamu di drive C (My Document) yang tentu saja masih banyak ruangan kosong (memori yang tak terpakai)nya.
Lalu ketika windowsmu mengalami kerusakan yang cukup parah, kemudian solusinya adalah install ulang, maka DooRrr..! semua datamu di drive c (My Document) akan lenyap tak bersisa.
Lalu bagaimana mengatasi hal ini? Caranya adalah mengambil ruang kosong (memori yang tak terpakai) yang ada di drive c untuk ditambahkan ke drive d. Caranya adalah sebagi berikut:
1. Install EASEUS Partition Master (DOWNLOAD DISINI)
2. Setelah kamu install, Buka Program EASEUS Partition Masternya.














3. Klik dan geser area yang berwarna putih pada drive C (ke arah kiri) dan nantinya akan terbetuk area yang berwarna abu-abu (unallocated) diantara drive C dan drive D.








4. klik dan geser drive D (ke arah kiri) hingga menutupi area yang berwarna abu-abu.








5. Klik Apply
6. langkah selanjutnya adalah kamu diharuskan untuk me-reboot komputermu dengan meng-klik OK.
7. Biarkan komputermu restart dan sebelum Logon ke windowsmu, akan ada proses dari EASEUS Partition Master yang relatif lama (tergantung spesifikasi komputer).
8. Setelah kamu Logon, maka lihat hasilnya dengan cara klik Start --> My Computer --> buka menu View --> Pilih Details. Lihat pada kolom Total Size.

Catatan:
* Backup datamu sebelum melakukan hal ini, misalkan pindahkan file yang ada di My Document ke Flashdisk atau CD.
* hasilnya akan permanent (walaupun kamu meng-uninstall EASEUS Partition Master, kapasitas pada kedua drive akan tetap sama seperti sebelum EASEUS Partition Master di uninstall)

Saya telah menerapkan langkah diatas dan tidak mengalami kendala apapun dan ketika saya melakukan langkah diatas, data-data saya tidak saya backup sebelumnya.

1 komentar:

iman budiman mengatakan...

makasih gan artikelnya sangat membantu saya sekali sekali lagi terimakasih ia jika berkenan silahkan berkunjung ke http://imannaizer.blogspot.com/ sekali lagi makasih ia gan

Poskan Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Edit By RIAL